Sunday, February 7, 2010

Tips Membeli Anjing

  1. Usahakan membeli anakan anjing langsung pada breeder (peternak).
  2. Cek kebersihan dilingkungan anjing tersebut. Jika kotor dan bau sebaiknya cari tempat lain. Hal ini menandakan breeder tersebut jorok. Anjing tidak akan tumbuh dengan baik ditempat yang jorok karena banyak mengandung kuman dan bakteri.
  3. Minta diperlihatkan bapak dan induk anjing yang akan dibeli. Anatomi dan sifat anak anjing yang akan dibeli biasanya tidak jauh dari kedua oarang tuanya. Tanyakan sifat khusus, apakah bapak-induknya galak, agresif , pintar atau penyakit yang biasa diidap. Hal ini sangat menurun pada anaknya.
  4. Periksa kondisi kulit anjing yang akan dibeli. Jika ada kelainan seperti luka, koreng,dll sebaiknya urungkan niat anda untuk membeli guna menghindari masalah. Biasanya bad breeder akan mengatakan anakan anjing tersebut berkelahi dengan anakan anjing lainnya jika terlihat ada koreng atau luka. Anak anjing yang berkelahi atau bermain dengan anakan anjing lainnya biasanya tidak menimbulkan luka. Luka tersebut terjadi jika anakan anjing mengidap penyakit kulit, dia akan terus menggaruk hingga lecet.
  5. Sebelum anakan anjing yang dibeli dibawa pulang, sebaiknya dites selera makannya. Anjing sampai umur 4 bulan (atau seterusnya) jika kondisinya bagus pasti rakus. Dia akan makan walaupun baru diberi makan. Jika anjing yang akan anda beli tidak mau makan atau selera makannya rendah. Dipastikan anjng tersebut mempunyai masalah kesehatan. Jika anjing tersebut lulus tes makan, tunggu beberapa saat sampai anjing tersebut buang kotoran. Pastikan kotorannya keluar dalam bentuk padat. Jika kotorannya tidak padat, kemungkinan anjing tersebut mempunyai masalah pencernaan.
  6. Pastikan anjing yang akan anda beli sudah divaksinasi.
  7. Pastikan anda mendapat garansi kesehatan 3 hari sejak tanggal pembelian.
  8. Ingat!!! Jangan karena anda terlalu nafsu membeli anakan anjing hingga anda tidak memperdulikan hal-hal tersebut diatas. Banyak orang yang seperti ini mendapat masalah di kemudian hari.

No comments:

Post a Comment