Friday, February 5, 2010

Tips Untuk Orang Jelek

1. Dont Judge The Book From the Cover
(Jangan menghukum buku karena dia meninggalkan koper)
Jangan salahkan diri anda kalau anda jelek, tetapi salahkan kenapa anda di lahirkan jelek.

2. Like Father Like Son
(Suka bapaknya, suka juga sama anaknya)
Perbaiki inner beauty anda itu. Kalau anda merasa sisi luar anda sudah hancur gak ketolong lagi... Ya apa mau dikata? Pasrah aja menerima takdir

3. The Beauty Is Under The Skin
(Menjadi cakep jika sudah ganti kulit)
Jangan sakit hati kalo dikatain jelek, cuek aja. Diam itu emas. Ingat peribahasa ini "Khafilah mengonggong, anjing tetap berlalu.."

4. No Gain Without Pain
(Gak akan dapat duit kalo tidak sakit seperti kuda lumping)
Jadilah diri anda anda sendiri, kalau anda jelek syukurilah kejelekan anda. Karena orang jujur banyak yang suka. Amin...

5. Just Bee Yourself
(Kesengat tawon, itulah kamu)
Kalau orang lain menilai anda jelek, jangan skeptis. Penilaian manusia tidak selalu benar, tanyalah para tante-tante girang, apakah kamu jelek atau tidak. Kalau jawaban mereka tetap sama, terus berusaha sampai ada orang yang "mau" bilang kamu ganteng atau cakep.

6. The Truth Is Out There
(Yang bener boleh keluar)
Cakep-Jelek itu tergantung lingkungan. Misalnya anda disini jelek tapi di Afrika sana, anda bisa paling ganteng lho...

7. The Right Man In The Wrong Place
(Orang disebelah kanan salah tempat, harusnya di sebelah kiri )
Cinta tidak memandang cakep atau jelek.. Tidak percaya? Tanyakan hal ini sama orang yang jelek!

8. Love Is Blind
(Pacarilah orang buta)
Jika anda membaca tips ini hingga selesai, berarti anda memang merasa jelek. Jika anda sendiri merasa jelek, apalagi orang lain yang melihat anda. Kasihan kan mereka? Anda masih punya hati nurani bukan? Jangan menganggap jika anda merasa jelek itu membuat anda menjadi Low Profile. Percayalah, orang lain pun akan setuju dengan pendapat anda, percayalah pada kata hati anda (kalau anda memang jelek)

"Kata orang, cakep itu RELATIF, tapi kalo jelek itu MUTLAK"

Jika anda meyakini semua yang di atas, janganlah di masukan ke dalam hati, karena semua itu hanyalah hiburan semata, yang ingin merelaksasikan pikiran kita akibat banyaknya pekerjaan kita.

No comments:

Post a Comment